Monthly Archives

3 Articles

Line-up Festival Melupakan Mantan, 13 Februari 2018

by admin 0 Comments

Dear pegiat masa lalu..
Festival Melupakan Mantan “Menutup Siklus”…
Kembali hadir menemani perayaan valentine kalian dgn cara yg berbeda!!
.
🗓 : 13 FEBRUARI 2018
⏰ : 18.30 sampai kamu tahu gimana rasanya kehilangan😢
📍: Halaman Kantor Kedaulatan Rakyat
Jl. Margo Utomo, Yogyakarta
.
Rindu Bersama :
Candra & Kancakustik
Dunianudia
Ngopinyastro
Dea Dance
Yuliono Singsoot
Egha Latoya
Wira Nagara
.
Dan Trio MC :
Donni Salahpaham
Ofix Okefix
Tyastara
.
NB : Jangan lupa membawa barang peninggalan mantan sebagai donasi.
.
Mari datang dan rayakan bersama!!!
.
More info :
IG : @festivalmelupakanmantan
Web : Festivalmelupakanmantan.com
Phone : 0815-788-57058

#festivalmelupakanmantan
#4tahunFMM
#TerimakasihMantan
#FMM2018
#MenutupSiklus

Festival Melupakan Mantan Terakhir..??

by admin 0 Comments
Festival Melupakan Mantan Terakhir..??

Festival Melupakan Mantan 2018 akan diselenggarakan di halaman Kantor Kedaulatan Rakyat pada tanggal 13 Februari 2018. Selama 4 tahun sejak 2015, Festival Melupakan Mantan menjadi wadah berkumpul bersinergi satu dengan yang lain menjelang valentine. Tapi benarkah tahun ini menjadi tahun terakhir penyelenggaraan Festival Melupakan Mantan?

Festival Melupakan Mantan mengumumkan tagline tegas di bawah logo iconik yang selama ini dipergunakan dengan kata-kata menutup siklus. Panitia Festival Melupakan Mantan (FMM) memiliki pandangan tersendiri mengenai hal ini.
FMM akan memasuki tahun keempat dalam perjalanan temanya, yang pertama adalah tentang membuka dunia, yang kedua tentang membuka perbincangan dengan sekitar, yang ketiga tahun lalu tentang kesah atau kepergian. Tahun ini akan merangkum kisah selama tiga tahun kebelakang untuk dikembalikan kepada pribadi masing-masing sebagai pengalaman dan proses pendewasaan diri...” Jelas Seto Prayogi selaku penanggung jawab acara.
makanya kami merangkumnya, masih dengan kalimat URIP SING SANGSAYA NGRASUK BUDI ini penanda menggunakan Candra Sengkala seperti tahun-tahun sebelumnya yang juga menandakan bahwa FMM telah utuh dengan 4 tema berkesinambungan yang berjalan ini” tambahnya.

 

BERINTERAKSI DENGAN LINGKUNGAN

Panitia FMM merespon tema ini dengan lebih lugas. Melibatkan Fallentears (sebutan bagi teman-teman volunteer dalam FMM), panitia membuat agenda persiapan acara dengan lebih banyak konten interaksi.

Kami mengajak masyarakat untuk ikut sharing, berbagi cerita, motivasi, pesan dalam bentuk tulisan, video, gambar, dll sejak sebelum hari H (13 Februari-red), yang kami kumpulkan semuanya. Kami juga ingin terlibat dalam kegiatan seperti bersih-bersih kota (rencananya di tanggal 13 Februari pagi, bertepatan dengan Selasa Wage di Malioboro), juga ingin merespon interaksi dengan teman-teman angkringan yang tentu sangat khas dengan Jogja..” terang Yulita Purnama Sari yang tahun ini didaulat menjadi Koordinator Panitia FMM.

Ada bocoran dari panitia bahwa tahun ini FMM akan menyelenggarakan konser penutupan FMM di tanggal yang berbeda setelah tanggal 13 Februari. Apakah hanya untuk menutup siklus 4 tahun FMM, atau benar-benar menutup FMM selamanya, panitia masih merahasiakannya. “Buat Surprise…” katanya.

Festival Melupakan Mantan 2018 Released

by admin 0 Comments
Festival Melupakan Mantan 2018 Released

 

Sekilas selayang pandang. Bagai pohon yang rapuh apabila segala kekuatan tidak tertopang oleh akar, sehingga manakala sebuah kesegaran dalam rupa akan terasa dalam kalbu yang memberikan kesejukan. Selaras dengan bagaimana dengan kata pembuka dan penutup. Di tahun ini Kelompok M.K.A.J (Manggala Karya Ambuka Jagad) kembali menghadirkan Festival Melupakan Mantan 2018 (FMM2018) dengan sesuatu yang lebih baru dan tentunya sangat berbeda dengan sebelumnya. Pada Festival Melupakan Mantan 2018 kali ini menjadi konsep yang baru karena pada pelaksanaan tahun ini akan menjadi siklus penutup 4 tahunan selama berjalannya Festival Melupakan Mantan pada tahun-tahun sebelumnya.

Festival Melupakan Mantan 2018 akan diselenggarakan di halaman Kantor Kedaulatan Rakyat. Tentu saja pada tahun ini muda-mudi di Yogyakarta dapat menjadikan Festival Melupakan Mantan sebagai wadah berkumpul bersinergi satu dengan yang lain. Dengan konsep yang berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun ini Festival Melupakan Mantan lebih pada merangkum perjalanannya selama 4 tahun. Tentunya pembelajaran yang sangat panjang yang telah dilakukan, dengan harapan pada tahun ini akan menjadikan suatu refleksi pada eksistensi perjalanan FMM pada tahun-tahun sebelumnya.

“URIP SING SANGSAYA NGRASUK BUDI”

“Urip Sing Sangsaya Ngrasuk Budi itu dalam artian yang paling sederhana yaitu hidup yang semakin merasuk pada amal dan kebaikan..” ujar Seto Prayogi selaku penanggungjawab umum Festival Melupakan Mantan. “ya kalau diejawantahkan selama perjalanan Festival Melupakan Mantan, kita sudah mengalami membuka hidup di FMM pertama, lalu berbagi cerita di FMM kedua serta kepergian/kesah di tahun ketiga, sehingga tahun keempat ini memaknai seluruh perjalanan itu sebagai pengalaman dan pendewasaan diri untuk hidup seutuhnya, untuk selanjutnya bisa mengamalkan nilai-nilai itu dong..” tambahnya.

FESTIVAL MELUPAKAN MANTAN MENUTUP SIKLUS

Dengan harapan siklus 4 tahunan ini dimaksudkan agar dapat memberi makna nilai dan konslusi yang baik atas pengalaman hidup yang telah dilalui. Dengan harapan Festival Melupakan Mantan 2018 kali ini dapat menutup siklus Festival Melupakan Mantan dengan baik dan tentu saja memberikan makna yang monumental. Serta dapat menjadi media gathering yang sangat baik bagi perjalanan muda-mudi menuju masa depan yang bermanfaat. Selayaknya menghimpun banyak kalangan serta relasi yang tentunya sebagai pendukung.

Semoga penyelenggaraan penutup siklus 4 tahunan Festival Melupakan Mantan 2018 ini selain merangkum seluruh perjalanan Festival Melupakan Mantan pada tahun-tahun sebelumnya, juga dapat memberikan pesan, kesan serta pembelajaran yang baik bagi seluruh lini masyarakat penikmatnya khususnya bagi para muda-mudi pegiat masa lalu… (hamiid)