Valentine ala Yogya: Pesta Melupakan Mantan

TEMPO.CO,Yogyakarta – Menyambut Valentine, sekelompok pegiat seni budaya di Yogyakarta menggelar acara unik. Acara yang sengaja dibuat untuk merespons tradisi perayaaan Valentine itu diberi judul Festival Melupakan Mantan, dan akan digelar di Pojok Beteng Wetan, Yogyakarta, Jumat, 13 Februari 2015.

Uniknya, pengunjung diminta membawa barang-barang milik “bekas pacar” untuk dikumpulkan pada saat festival. Rencananya barang-barang itu akan disumbangkan pada orang-orang yang membutuhkan.

Koordinator acara Seto Prayogi mengatakan donasi benda itu terinspirasi oleh tradisi larungan yang berkembang dalam budaya masyarakat Jawa. Tradisi itu sejatinya membawa pelajaran membuang energi negatif untuk bersiap menerima energi baru yang positif.

“Energi inilah yang nanti ke depan diharap bisa mendorong seseorang menjadi lebih baik,” katanya, Kamis, 12 Februari 2015. Menurut dia, untuk menjalani hidup yang lebih baik, seseorang harus optimis menatap masa depan. Sementara kenangan pada mantan, bisa menjadi energi negatif yang menghalanginya.

Panitia telah mempersiapkan sejumlah penampilan seni untuk memeriahkan festival. Di antaranya pertunjukan pantomim, musik akustik, danhappening art. Sejumlah nama penampil juga telah tercatat dalam agenda panitia. Mereka adalah Yuliono Songsot, Copet Mime, Eleven Chamber, Hasnan Fonticello, dan Naomi-Hall Jhon. Acara akan dipandu pembawa acara kocak khas Yogya, Alit-Alit Jabang Bayi, Gundhissos, dan Pripita Tyas.

Penggagas festival Eko Nuryono mengatakan kata “mantan” bisa memunculkan tafsir beragam. Festival ini, ia melanjutkan, sebenarnya ingin mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali persoalan yang membebani untuk berkembang lebih maju.

Menurut dia, sebagai kota budaya yang terus berkembang, Yogyakarta butuh generasi muda dengan energi kreatif dan mencintai budayanya sendiri. “Bukan malah ikut-ikutan tema Valentine yang tak jelas itu,” katanya.

*sumber: https://m.tempo.co/read/news/2015/02/12/205641990/valentine-ala-yogya-pesta-melupakan-mantan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *